KUALA LUMPUR — Persib Bandung membawa misi besar di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Sebagai juara back-to-back Liga 1 Indonesia, Maung Bandung datang dengan tujuan bukan hanya untuk berprestasi di level klub, tapi juga mengangkat peringkat sepak bola Indonesia di kancah Asia.
Dengan tampil gemilang sejauh ini, Persib diharapkan dapat membantu Indonesia naik ke 20 besar peringkat AFC, atau minimal 10 besar Wilayah Timur. Posisi itu sangat penting karena akan menentukan jumlah jatah klub Indonesia yang bisa tampil di ajang Asia pada musim depan — baik di ACL 2 maupun AFC Challenge League.
Saat ini, Persib memuncaki klasemen Grup G dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Tren positif itu memberi kepercayaan diri tinggi bagi pasukan Bojan Hodak, yang malam ini, Kamis (6/11), akan menghadapi Selangor FC di Stadion MBPJ, Petaling Jaya, Malaysia.
Kapten tim, Marc Klok, menegaskan bahwa seluruh pemain siap tampil habis-habisan demi membawa nama Indonesia semakin dikenal di level Asia.
“Kami sedang dalam jalur yang bagus dan tentu ingin mempertahankannya. Setelah laga ini ada jeda kompetisi, jadi kami ingin menutup fase ini dengan hasil terbaik. Kami menargetkan enam kemenangan beruntun,” ujar Klok dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Pemain naturalisasi berdarah Belanda itu juga menegaskan bahwa Persib bukan sekadar tim besar, tetapi simbol semangat dan harapan banyak orang di Tanah Air.
“Kata orang, kami tim pembawa harapan. Kami juara dua kali beruntun dan sekarang memimpin grup di Liga Champions 2 Asia. Kami mewakili negara, jadi kami ingin membawa kebanggaan untuk Indonesia,” tambahnya.
Menurut Klok, motivasi para pemain semakin tinggi karena menyadari bahwa kiprah Persib bukan hanya untuk klub, tetapi juga untuk kemajuan sepak bola nasional. Semakin jauh langkah mereka, semakin besar pula peluang Indonesia untuk meningkatkan koefisien AFC.
Selain ambisi kolektif, Klok juga menyimpan impian pribadi: bermain di AFC Champions League Elite, kasta tertinggi kompetisi klub di Asia yang kini hanya diikuti oleh tim-tim terbaik dari Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan negara kuat lainnya.
“Tingkat kesulitannya tentu berbeda. Saya sangat ingin merasakan bermain di ACL Elite suatu hari nanti. Itu adalah level paling tinggi di Asia, dan saya percaya klub Indonesia mampu bersaing di sana jika terus berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Bojan Hodak juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi tim di tengah jadwal padat dan persaingan ketat.
Baca Juga: Jadwal Super League Malam Ini: Borneo FC Siap Pertahankan Tren Positif Lawan Dewa United
“Kami tahu Selangor FC bukan lawan mudah, apalagi bermain di kandang sendiri. Tapi kami datang dengan mental juara. Fokus utama kami adalah menjaga ritme permainan dan efisiensi dalam setiap peluang,” kata Hodak.
Persib memang menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua musim terakhir. Selain tampil dominan di Liga 1, performa mereka di kompetisi Asia mulai menarik perhatian. Kombinasi pemain lokal dan asing yang solid membuat Maung Bandung tampil lebih seimbang di setiap lini.
Jika Persib mampu melangkah jauh di ACL 2 musim ini, dampaknya bukan hanya pada prestasi klub, tetapi juga pengakuan terhadap kualitas Liga 1 Indonesia di mata konfederasi Asia. Itulah sebabnya, laga kontra Selangor FC malam ini menjadi lebih dari sekadar pertandingan — ini adalah langkah nyata untuk membawa nama Indonesia bersinar di benua Asia.
Penulis: Arif Maulana
Editor: Rizky Pratama




