garnacho
Internasional Premier League

Oscar Ruggeri Tegur Alejandro Garnacho: “Kalau Masih Arogan, Lupakan Piala Dunia 2026!”

LONDON — Legenda sepak bola Argentina, Oscar Ruggeri, melontarkan peringatan keras kepada winger muda Alejandro Garnacho. Menurutnya, pemain Chelsea itu berpotensi gagal tampil di Piala Dunia 2026 jika tak segera menurunkan egonya dan memperbaiki sikap di lapangan maupun di luar lapangan.

Setelah musim lalu tersingkir dari Manchester United, Garnacho kini berlabuh ke Chelsea. Ia dipinang oleh pelatih Enzo Maresca dengan harapan bisa menemukan kembali performa terbaiknya dan mendapatkan menit bermain reguler. Namun sejauh ini, perjalanan kariernya di Stamford Bridge belum berjalan mulus.

Winger berusia 21 tahun itu baru tiga kali turun sebagai starter dari enam kesempatan di Premier League. Bahkan, Maresca belum pernah memberinya kesempatan tampil penuh selama 90 menit di semua kompetisi.

Sempat muncul secercah harapan ketika Garnacho mencetak gol perdananya untuk Chelsea saat timnya kalah 1-2 dari Sunderland pada 25 Oktober lalu. Sayangnya, hanya beberapa hari kemudian, ia justru tidak dimasukkan ke skuad saat The Blues menghadapi Wolverhampton Wanderers di ajang Piala Liga Inggris.

Kondisi tersebut membuat peluangnya menembus skuad Timnas Argentina semakin menipis. Pelatih Lionel Scaloni belum sekali pun memanggilnya dalam setahun terakhir — terakhir kali Garnacho berseragam Albiceleste adalah pada November 2024.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Berpeluang Cetak Gol ke-1000 di Piala Dunia 2026

Ruggeri, yang membawa Argentina juara dunia 1986, menilai Garnacho memiliki bakat besar namun terancam gagal berkembang jika terus bersikap arogan.

“Dia bukan pemain yang lebih hebat dari semua orang,” ujar Ruggeri, dikutip dari TNT Sports.
“Menjadi pesepak bola adalah sebuah kehormatan. Nikmati itu, tapi jangan pernah merasa lebih tinggi dari tim atau pelatihmu.”

Menurut Ruggeri, sikap seperti itu hanya akan merugikan diri sendiri.

“Kalau dia tidak menundukkan kepala dan kembali rendah hati, maka Argentina tidak akan memanggilnya. Tapi jika dia berubah, saya yakin dia bisa kembali — karena kemampuan tekniknya luar biasa,” tambahnya.

Garnacho sendiri memulai debut bersama tim nasional pada 2023 dan sejauh ini baru mencatat 8 penampilan internasional. Sementara itu, Nico Paz, pemain muda Como yang seumuran dengannya, justru lebih sering dipercaya Scaloni sejak 2024.

Kini, masa depan Garnacho bersama Albiceleste bergantung pada kematangannya di level klub. Jika terus gagal menembus skuad utama Chelsea dan tak mampu memperbaiki sikapnya, maka mimpi tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bisa pupus begitu saja.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *