Persib dan Dewa United Diincar Jadi Penyelamat Koefisien Liga Indonesia, Saingan Utama: Kamboja dan Hong Kong
Jakarta – Dua wakil Indonesia di kompetisi Asia, Persib Bandung dan Dewa United, kini memikul harapan besar untuk mengembalikan pamor Liga Indonesia di peringkat klub Asia Timur.
Pasalnya, posisi Indonesia kembali terancam tergusur oleh Kamboja dalam klasemen koefisien liga kawasan timur versi Footy Ranking.
Persaingan Ketat dengan Kamboja di Level Asia
Kamboja mencatat kemajuan pesat berkat performa dua wakilnya di AFC Challenge League 2025, yakni Svay Rieng dan Phnom Penh Crown.
Kedua klub tersebut tampil luar biasa — sama-sama meraih dua kemenangan beruntun dan belum tersentuh kekalahan hingga pekan ini.
Catatan apik itu otomatis mengangkat koefisien liga mereka di peringkat regional Asia Timur, bahkan melewati Indonesia sementara waktu.
Dewa United Mulai Panas di AFC Challenge League
Meski belum cukup untuk mendongkrak posisi liga, Dewa United perlahan menunjukkan taringnya di pentas internasional.
Skuad besutan Jan Olde Riekerink sudah mencatat satu hasil imbang 1-1 kontra Phnom Penh Crown dan kemenangan telak 5-0 atas Tainan City.
Mereka masih menyisakan satu pertandingan penting melawan Shan United (Myanmar), yang sudah dipastikan tersingkir.
Kemenangan di laga tersebut bisa jadi dorongan signifikan bagi koefisien Liga Indonesia, sekaligus memperbesar peluang Dewa United lolos dari fase grup.
“Kami ingin buktikan bahwa klub Indonesia bisa bersaing di Asia. Fokus kami tetap pada hasil positif di setiap laga,” ujar pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, dikutip dari wawancara pascalaga.

Persib Bandung Jadi Harapan Utama di AFC Champions League Two
Sementara itu, Persib Bandung tampil solid di AFC Champions League Two 2025.
Hingga pekan ketiga fase grup, Maung Bandung masih berada di puncak klasemen Grup G dengan koleksi 7 poin dari tiga laga — hasil dari kemenangan atas Selangor FC (2-0), Bangkok United (2-0), serta hasil imbang melawan Lion City Sailors (1-1).
Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang Persib untuk lolos dan menambah poin koefisien masih sangat terbuka.
Jika mereka mampu mempertahankan tren positif, bukan tidak mungkin Liga Indonesia kembali masuk 10 besar Asia Timur, bahkan menyalip Hong Kong dan Kamboja sekaligus.
Peluang Liga Indonesia Naik Peringkat
Menurut data terkini, Liga Indonesia saat ini berada di posisi ke-11, sedikit di bawah Kamboja dan Hong Kong.
Namun skenario bisa berubah cepat bila dua wakil Indonesia berhasil menembus fase gugur.
Jika Dewa United melaju di AFC Challenge League, dan Persib memastikan tiket 16 besar AFC Champions League Two, posisi kesembilan hampir pasti diraih.
Posisi kesembilan menjadi penting karena akan memberikan dua slot tetap untuk klub Indonesia di AFC Champions League Two musim depan.
Sementara itu, perwakilan Hong Kong — Eastern dan Tai Po — tampil kurang meyakinkan sejauh ini.
Eastern belum menang sama sekali dari tiga laga, sementara Tai Po menjadi satu-satunya penyumbang poin setelah meraih empat poin dari Grup E.
Harapan Akhir Musim
Jika skenario terbaik terwujud, Liga Indonesia bukan hanya menyalip Kamboja, tapi juga berpotensi melampaui Hong Kong dan menembus 10 besar zona Asia Timur.
Konsistensi Persib dan Dewa United di kancah Asia akan menjadi kunci — bukan sekadar membawa nama klub, tapi juga menjaga kehormatan sepak bola nasional di mata Asia.




