mohamed_salah
Internasional Premier League

Reaksi Dunia Pecah, Sikap Mohamed Salah Soal Jersey Palestina Jadi Sorotan

Sikap bintang sepakbola asal Mesir, Mohamed Salah, kembali menjadi sorotan publik usai beredarnya video yang menunjukkan dirinya menolak menandatangani jersey bertuliskan “Palestine”. Aksi tersebut memicu gelombang komentar di media sosial, terutama setelah video itu viral di platform TikTok.

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah oleh akun @spor, yang memiliki lebih dari 490 ribu pengikut. Dalam tiga hari sejak diunggah, video tersebut telah ditonton lebih dari 22 juta kali, mendapat 1,3 juta tanda suka, serta mengundang 25 ribu komentar dan 70 ribu kali dibagikan.

Dalam rekaman yang disebut diambil di ruang ganti menjelang laga Galatasaray kontra Liverpool pada ajang Liga Champions Eropa 2025, tampak Salah berjalan memasuki ruang ganti sambil didampingi seorang pria. Salah seorang pemuda di dalam ruangan kemudian mengacungkan jersey putih berpadu warna bendera Palestina ke arah Salah, seolah meminta tanda tangannya.

Namun, reaksi sang bintang justru memicu kontroversi. Salah terlihat hanya tersenyum tipis, menggelengkan kepala, lalu berjalan pergi tanpa menandatangani jersey tersebut.

Penjelasan dari Akun @spor

Akun TikTok @spor kemudian menuliskan keterangan dalam bahasa Turki, “Mohammed Salah, Filistin Formasını UEFA Yetkilisinin Engellemeri Sebebiyle Imzalayamadı”, yang berarti:

“Mohamed Salah tidak dapat menandatangani jersey Palestina karena adanya larangan dari pejabat UEFA.”

Keterangan tersebut seolah menegaskan bahwa tindakan Salah bukan karena penolakan pribadi, melainkan adanya intervensi dari otoritas UEFA. Namun, hal itu justru memperlebar perdebatan di kalangan fans sepakbola dunia.

Protes Fans dan Tuduhan ke UEFA

Banyak netizen menilai bahwa kejadian ini mencerminkan tekanan politik dalam dunia sepakbola internasional, khususnya terkait isu Palestina. Sejumlah komentar menyebut UEFA terlalu membatasi kebebasan berekspresi para pemain.

“Ini bukan soal tanda tangan, tapi soal hak nurani pemain untuk menunjukkan solidaritas,” tulis akun TikTok @swaranation.com dalam unggahannya yang menyoroti kasus ini.

Fans di berbagai negara juga menyerukan agar federasi sepakbola Eropa tidak menekan pemain yang ingin mengekspresikan kepedulian kemanusiaan, terutama terkait konflik yang sedang berlangsung di Gaza.

Salah Belum Berikan Pernyataan Resmi

Hingga Rabu (29/10) malam waktu setempat, Mohamed Salah maupun pihak klub Liverpool belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Pihak UEFA juga belum mengonfirmasi apakah benar ada larangan bagi pemain untuk menandatangani atribut yang mengandung simbol politik, termasuk bendera Palestina.

Sementara itu, di media sosial X (Twitter), tagar #StandWithPalestine dan #MoSalah sempat menjadi trending topic global. Sebagian netizen menyayangkan sikap Salah yang dianggap terlalu berhati-hati, sementara sebagian lainnya memaklumi bahwa ia mungkin sedang berada di bawah tekanan regulasi UEFA.

Isu Palestina di Dunia Olahraga

Peristiwa ini kembali membuka perdebatan lama: sejauh mana politik boleh masuk ke lapangan hijau? Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah atlet dunia telah menunjukkan solidaritas terhadap Palestina, namun sebagian besar menghadapi risiko sanksi dari federasi olahraga internasional.

Sikap Mohamed Salah kali ini pun dianggap sebagai cerminan dilema besar yang dihadapi para atlet dunia—antara mengikuti hati nurani atau menaati regulasi ketat yang berlaku di kompetisi internasional.

🗞️ Penulis: Wildana
📅 Tanggal: Rabu, 29 Oktober 2025
📍 Editor: Stiven Tantowi

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *