Ligue-1
Eropa Ligue 1

Daftar Juara Liga Prancis 10 Tahun Terakhir: Dominasi PSG, Tapi Pernah Ada Kejutan!

Paris — Liga Prancis atau Ligue 1 dikenal sebagai salah satu kompetisi top Eropa yang paling sering didominasi oleh satu klub: Paris Saint-Germain (PSG). Dalam satu dekade terakhir, hanya ada tiga klub yang berhasil meraih gelar juara — PSG, AS Monaco, dan Lille.
Namun, di balik dominasi raksasa ibu kota, ada juga cerita menarik tentang kejutan dan kebangkitan tim-tim lain yang sempat menantang hegemoni tersebut.

Berikut daftar juara Liga Prancis dalam 10 tahun terakhir (2014–2025) lengkap dengan cerita singkat di balik kesuksesan mereka.

1. Paris Saint-Germain (2014–2015)

Musim 2014–2015 menjadi awal dari rentetan kejayaan PSG di kancah domestik. Di bawah arahan Laurent Blanc, Les Parisiens sukses menyapu bersih gelar domestik dan menutup musim dengan 83 poin, unggul atas Lyon yang menempel di posisi dua.
PSG memastikan trofi setelah menang 2-1 atas Montpellier, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai kekuatan tak tergoyahkan di Prancis.

2. Paris Saint-Germain (2015–2016)

PSG tampil monster di musim berikutnya. Mereka mengunci gelar saat liga masih menyisakan delapan laga, tepat setelah menghancurkan Troyes dengan skor telak 9-0.
Dengan 96 poin, 102 gol, dan hanya dua kekalahan, PSG mencatat rekor baru di Ligue 1. Trio Zlatan Ibrahimović, Cavani, dan Di María menjadi tulang punggung tim yang tampil begitu dominan sepanjang musim.

3. AS Monaco (2016–2017)

Musim ini jadi satu-satunya “gangguan serius” untuk PSG. AS Monaco tampil luar biasa di bawah Leonardo Jardim, mematahkan dominasi PSG dengan gaya menyerang memikat.
Skuad muda yang berisi Kylian Mbappé, Bernardo Silva, Fabinho, dan Thomas Lemar berhasil membawa Monaco juara untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir. Mereka mencetak 107 gol, tertinggi dalam sejarah Ligue 1 modern, dan finis tiga poin di atas PSG.

4. Paris Saint-Germain (2017–2018)

PSG membalas kekalahan musim sebelumnya dengan sangat brutal. Mereka merebut kembali gelar juara setelah mengalahkan Monaco 7-1 di Parc des Princes.
Musim ini juga jadi awal era baru PSG setelah kedatangan Neymar Jr. dan Kylian Mbappé, dua pemain yang membuat lini depan mereka jadi salah satu yang paling menakutkan di Eropa.

5. Paris Saint-Germain (2018–2019)

PSG kembali menguasai Prancis tanpa perlawanan berarti. Bahkan mereka dinyatakan juara sebelum turun ke lapangan, usai Lille bermain imbang 0-0 melawan Toulouse.
Dengan keunggulan 19 poin dari posisi kedua, PSG menegaskan superioritasnya. Walau sempat goyah di akhir musim, mereka tetap terlalu tangguh untuk dikejar.

6. Paris Saint-Germain (2019–2020)

Musim ini menjadi salah satu yang paling unik dalam sejarah Ligue 1 karena kompetisi dihentikan lebih awal akibat pandemi COVID-19.
Federasi sepak bola Prancis (LFP) akhirnya menunjuk PSG sebagai juara karena unggul jauh di klasemen. Dengan rata-rata 2,52 poin per laga, PSG dianggap paling layak mengangkat trofi. Marseille finis di posisi kedua.

7. Lille (2020–2021)

Inilah kejutan terbesar dalam satu dekade terakhir. Di bawah pelatih Christophe Galtier, Lille tampil efisien dan tangguh dengan pertahanan super solid.
Musim ini berakhir dramatis — Lille memastikan gelar setelah menang 2-1 atas Angers di laga terakhir, unggul satu poin saja dari PSG.
Galtier dan skuadnya membuktikan bahwa keajaiban masih mungkin terjadi di tengah dominasi finansial PSG.

8. Paris Saint-Germain (2021–2022)

PSG kembali jadi raja Ligue 1, kali ini dengan gaya bintang-bintang besar. Musim ini juga menandai debut Lionel Messi di Prancis, yang bergabung bersama Mbappé dan Neymar.
Mereka mengamankan gelar ke-10 klub setelah bermain imbang 1-1 lawan Lens, empat laga sebelum musim berakhir. Meski gagal di Eropa, PSG tetap tak terbendung di kancah domestik.

9. Paris Saint-Germain (2022–2023)

PSG menorehkan sejarah dengan gelar ke-11 Ligue 1, menjadikan mereka klub tersukses dalam sejarah kompetisi.
Kylian Mbappé tampil luar biasa dengan 29 gol, sementara Messi menjadi arsitek serangan lewat 16 assist. PSG memastikan gelar usai bermain imbang 1-1 kontra Strasbourg. RC Lens finis sebagai runner-up dengan penampilan mengejutkan.

10. Paris Saint-Germain (2023–2024)

PSG kembali mendominasi sepenuhnya di bawah Luis Enrique. Konsistensi dan kedalaman skuad membuat mereka tak tersentuh sejak awal musim.
Gelar resmi dikunci pada 28 April 2024 setelah AS Monaco kalah, membuat PSG otomatis juara walau masih menyisakan beberapa pertandingan. Ini menjadi gelar ke-12 mereka di Ligue 1.

11. Paris Saint-Germain (2024–2025)

Musim 2024–2025 jadi musim bersejarah bagi PSG. Di bawah Luis Enrique, mereka meraih treble winner — menjuarai Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions.
Gelar liga dikunci pada pekan ke-28 setelah mengalahkan Angers. Dengan total 84 poin, PSG mencatatkan empat musim beruntun menjuarai liga.
Ousmane Dembélé tampil fenomenal dan bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Ligue 1 sekaligus Ballon d’Or 2025, pencapaian luar biasa bagi pemain Prancis.

Dominasi PSG dan Harapan Akan Kejutan Baru

Dari daftar juara Liga Prancis 10 tahun terakhir, terlihat jelas bahwa PSG benar-benar mendominasi kancah domestik. Dengan kekuatan finansial besar, bintang dunia, dan manajemen yang stabil, mereka menjadi simbol kejayaan Ligue 1.

Namun sejarah juga membuktikan — seperti saat Monaco (2017) dan Lille (2021) merebut gelar — bahwa keajaiban masih mungkin terjadi.
Kini, para penggemar sepak bola Prancis menunggu, apakah musim depan akan muncul lagi kejutan dari tim-tim seperti Nice, Marseille, atau Rennes yang siap mengusik kekuasaan sang raja?

Penulis: Rizky Aditia Pratama
Editor: Fajar Prasetyo
Sumber: LFP, L’Équipe, ESPN, Opta Sports

1 COMMENTS

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *